Selasa, 13 Maret 2012



Mengurangi makan? Sudah. Rajin olahraga? Sudah juga. Tapi kok, berat badan susah turun ya? Jawabannya bisa jadi tak ada hubungannya dengan segala urusan soal diet dan menurunkan berat badan. Namun, hal-hal ini bisa juga menyabotase tekad Anda untuk mencapai berat tubuh ideal. Apa sajakah?



Apakah Anda sering berpikir untuk banyak berolahraga?

Ada cara mudah untuk membuat pertanyaan itu masuk akal. Berdasarkan satu studi dari Prancis, ketika memikirkan soal olahraga, biasanya kita akan makan 50 persen lebih banyak. Mengapa? Itu karena banyak orang yang menganggap olahraga bisa jadi alasan tepat untuk lebih banyak makan karena toh nanti juga kalorinya terbakar saat olahraga.
Solusinya, hindari ngemil berlebihan. Boleh ngemil asal tak lebih dari 150 kalori. Cobalah dua potong biskuit gandum yang menyehatkan. Itu saja.

Apakah Anda terbiasa duduk terus selama berjam-jam saat kerja?

Duduk selama beberapa jam, tubuh Anda akan berhenti membuat enzim penghancur lemak. Solusinya, cobalah untuk berdiri dan meregangkan tubuh tiap satu jam dan tubuh akan memicu metabolisme hingga 13 persen. Atau entakan kaki atau sedikit bergerak di kursi Anda, lumayan kalori akan terbakar sekitar 54 persen.

Apakah Anda kurang tidur?

Kurang tidur membuat tubuh Anda menginginkan lebih banyak lagi kalori dan lemak. Dari hasil studi, permepuan yang jam tidurnya terbilang minim atua kurang dari empat jam akan banyak 300 kalori dan 21 gram lemak lebih banyak keesokan harinya.
Untuk mengatasinya, cobalah untuk tidur selama 7,5 jam. Bila termasuk sulit tidur, Anda mungkin saja aman dari kemungkinan itu. Namun, jika Anda termasuk orang yang gampang tidur, tampaknya Anda butuh 8-9 jam tiap malam agar tubuh siap membakar lemak.

sumber: health.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar