Selasa, 13 Maret 2012

Mengatasi Bau Kaki Saat Jalan-jalan

Masalah kecil seperti bau kaki bisa sangat mengganggu acara jalan-jalan. Selain menimbulkan rasa malu dan bahkan minder, masalah ini dampaknya makin parah saat Anda harus berbagi ruangan dengan pejalan lain saat di hostel — atau saat memasuki tempat suci.
Daripada bikin malu, perhatikan kiat mengatasi bau kaki berikut:

Kebersihan

Faktor utama yang menimbulkan bau kaki adalah kebersihan telapak kaki yang kurang terjaga. Tidak seperti tangan yang sering dibersihkan, kebanyakan orang tidak terlalu rajin membersihkan kaki mengingat letaknya di bawah dan tidak banyak terekspos.
Selain itu, biasanya kaki dibersihkan hanya sambil lalu ketika mandi atau berwudhu dan baru dibersihkan secara khusus saat kelihatan sangat kotor. Maka untuk menjaga kebersihannya, usahakan selalu mengenakan alas kaki dan tingkatkan frekuensi membersihkan kaki dengan sabun.

Tetap kering

Selain kebersihan, yang penting untuk selalu diperhatikan adalah menjaga telapak kaki agar selalu kering. Repotnya, tinggal di negara tropis membuat kita mudah berkeringat dan keringat mengakibatkan telapak kaki menjadi lembap. Kondisi lembap yang terus-menerus dapat menimbulkan masalah yang lebih parah dari sekedar bau, yaitu kaki jadi berjamur.
Bila Anda senang mengenakan sepatu tertutup apalagi berkaus kaki, sesekali buka sepatu dan kaus kaki, biarkan kaki "bernapas" alias diangin-anginkan. Jika Anda termasuk orang yang berkeringat banyak, kaus kaki wajib sering diganti dan kalau perlu sehari beberapa kali. Dapat juga menghindari pemakaian alas kaki yang tertutup.

Alas kaki

Sebagian alas kaki dirancang sedemikian rupa sehingga sirkulasi udara di dalamnya terjaga dengan baik untuk mengurangi kemungkinan timbulnya bau kaki. Namun kebanyakan alas kaki tidak secanggih itu, bahkan umumnya cenderung membuat kaki berkeringat karena terbuat dari bahan yang berpori-pori rapat dan tidak ada sistem sirkulasi udara.
Oleh karena itu, sebisa mungkin pilihlah alas kaki yang tidak terlalu pengap saat dipakai. Penggunaan alas kaki pun harus sesuai, maksudnya kalau alas kaki Anda tidak terbuat dari material yang tahan air, ya jangan sampai basah. Jika sangat terpaksa harus berbasah-basahan, segera keringkan dan sebisa mungkin tidak dipakai lagi sebelum kering benar.

Penghilang bau

Saat ini di pasaran tersedia beberapa produk yang berfungsi mengatasi bau kaki. Ada yang berbentuk cairan dalam botol semprot, ada juga yang berbentuk bubuk. Jika Anda mengalami kesulitan mendapatkan produk tersebut, bisa diganti dengan bedak tabur yang berfungsi mengurangi kelembapan. Caranya, balur telapak kaki Anda dengan bedak juga taburkan ke alas kaki yang akan dikenakan. Ulangi lagi hal ini setelah beberapa lama, ketika kaki mulai terasa lembap.

Perawatan kaki

Perawatan paling standar adalah menggunting dan membersihkan kuku secara teratur. Akan lebih baik lagi jika Anda merawat kaki lebih intensif secara teratur dengan merendamnya di air hangat, dibersihkan dengan sabun kemudian kulit mati diangkat dari telapak kaki. Bila perawatan teratur terlalu merepotkan, setidaknya rendamlah di air hangat saat kaki terasa penat. Ketika sedang jalan-jalan dan sulit menemukan wadah untuk merendam kaki, Anda dapat mencuci kaki dengan air hangat sambil memijatnya.

Ke dokter

Kalau segala upaya di atas sudah Anda lakukan tetapi masalah bau kaki belum hilang juga, saatnya Anda menemui dokter untuk mencari solusi. Bisa jadi penyebabnya lebih dari sekedar kaki lembap atau berjamur, tetapi penyakit tertentu yang efek sampingnya menimbulkan bau tak sedap di kaki.
sumber: yahoo.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar